Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berhasil meraih kemenangan telak atas Jakarta Electric PLN dalam lanjutan putaran kedua Proliga 2026. Bertanding di GOR Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, pada Jumat (20/2/2026) malam, tim kebanggaan Kota Pudak tersebut mempecundangi lawannya dengan skor 3-0 langsung . Kemenangan ini tidak hanya menambah poin berharga, tetapi juga menjadi pernyataan dominasi di papan atas klasemen.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi dan saling serang sejak set pertama. Kedua tim menunjukkan kualitasnya dengan perolehan poin yang berimbang. Jakarta Electric PLN sempat menunjukkan taringnya dengan berbalik unggul 8-7 pada technical time out pertama, namun Gresik Phonska berhasil menyamakan kedudukan dan menunjukkan mental juara mereka . Fokus dan ketenangan inilah yang menjadi modal utama Gresik Phonska sepanjang laga.
Memasuki pertengahan set pertama, situasi sempat imbang 14-14. Gresik Phonska kemudian tancap gas dengan meraih dua poin beruntun yang membuat mereka unggul 16-14 . Keunggulan ini tidak disia-siakan; mereka terus menjaga ritme dan menjauhkan kejaran dari Jakarta Electric PLN. Set pertama pun berhasil diamankan dengan skor meyakinkan 25-19.
Memasuki set kedua, Jakarta Electric PLN berupaya keras membalas kekalahan dengan mengandalkan kekuatan bintang mereka, Celeste Plak dan Neriman Ozsoy . Namun, Gresik Phonska yang diperkuat pemain asing Annie Mitchem tampil sangat solid . Lagi-lagi, mereka unggul 16-14, persis seperti set pertama, dan menunjukkan bahwa strategi mereka berjalan efektif.
Setelah technical time out kedua di set kedua, Gresik Phonska semakin melaju kencang. Kemampuan blok yang kokoh dan disiplin menjadi pembeda, sementara di sisi lain, Jakarta Electric PLN melakukan banyak kesalahan sendiri yang melebarkan jarak poin . Alhasil, set kedua kembali ditutup dengan skor identik 25-19 untuk kemenangan Gresik Phonska.
Tertinggal 0-2, Jakarta Electric PLN mencoba bangkit dan memimpin 4-1 di awal set ketiga. Namun, Gresik Phonska tidak tinggal diam. Mereka secara perlahan merapatkan jarak dan berhasil menyamakan kedudukan, menunjukkan bahwa mereka tidak akan membiarkan lawan mengambil alih kendali permainan . Kejar-mengejar poin pun mewarnai jalannya set ini.
Skor terus berjalan seimbang hingga menjelang akhir set ketiga. Pada momen-momen krusial inilah Gresik Phonska kembali menunjukkan ketenangan dan pengalamannya. Mereka berhasil membukukan keunggulan dan mengamankan set ketiga dengan skor 25-18 . Kemenangan 3-0 ini menjadi penutup manis bagi perjuangan anak asuh Alessandro Lodi di seri Bogor.
Performa apik Gresik Phonska tidak lepas dari kerjasama apik antara pemain asing dan lokal. Annie Mitchem tampil garang dengan smash-smash kerasnya yang sulit dibendung pertahanan lawan . Dukungan dari pemain-pemain seperti Medi Yoku dan Shella Bernadheta di lini depan dan pertahanan juga menjadi fondasi kokoh bagi tim .

Baca Juga : Kasus Ini Jadi Sorotan Publik Dan DPR
Tambahan tiga poin dari kemenangan ini memiliki dampak besar di klasemen. Gresik Phonska Plus berhasil menggeser Jakarta Pertamina Enduro milik Megawati Hangestri dari puncak klasemen . Dengan koleksi 26 poin, mereka kini kokoh di posisi teratas, mengirimkan sinyal peringatan kepada calon lawan di babak final four.
Setelah pertandingan ini, posisi Gresik Phonska di puncak dengan 26 poin, disusul Jakarta Pertamina Enduro di posisi kedua dengan 24 poin . Jakarta Electric PLN sendiri tertahan di peringkat ketiga dengan raihan 18 poin, diikuti oleh Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Livin Mandiri, dan tim-tim lainnya . Persaingan menuju final four pun kian memanas.
Kekalahan ini membuat langkah Jakarta Electric PLN menuju babak final four masih tertahan. Tim besutan Chamnan Dokmai itu harus menjalani laga hidup mati terakhir melawan Jakarta Livin Mandiri untuk mengamankan tiket . Ini menjadi ujian berat bagi Ersandrina Devega dan kolega setelah gagal meraih poin di laga krusial ini.
Asisten pelatih Jakarta Electric PLN, Alim Suseno, sebelumnya pernah mengakui bahwa timnya kerap melakukan banyak kesalahan sendiri. Hal ini kembali terlihat saat melawan Gresik Phonska, di mana banyak celah yang dimanfaatkan oleh tim lawan . Penerimaan bola (receive) dan koordinasi blok menjadi catatan khusus yang harus segera dievaluasi.
Kemenangan ini seolah mengulangi sukses Gresik Phonska atas Jakarta Electric PLN di seri Bandung pada Januari lalu, meski dengan skor berbeda. Saat itu, Gresik Phonska menang 3-1 dan menjadi satu-satunya tim putri yang belum terkalahkan . Hal ini menunjukkan dominasi psikologis Gresik Phonska atas Jakarta Electric PLN di musim ini.
Pelatih Gresik Phonska, Alessandro Lodi, patut mendapat pujian atas strategi jitunya. Ia berhasil meramu strategi yang efektif untuk membendung kekuatan bintang asing Jakarta Electric PLN seperti Neriman Ozsoy dan Celeste Plak . Kepercayaan diri yang ia tanamkan kepada pemain juga terbukti menjadi kunci keberhasilan timnya.
Dengan kemenangan telak ini, Gresik Phonska Plus tidak hanya mengamankan posisi, tetapi juga mengirimkan pesan jelas bahwa mereka adalah kandidat kuat juara. Kedalaman skuat, permainan solid, dan mental juara membuat mereka layak difavoritkan . Jika konsisten, bukan tidak mungkin Laskar Kota Pudak akan berbicara banyak di babak final four Proliga 2026