Pria di Jakarta Barat Dianiaya Tetangga Akibat Suara Drum
Jakarta Barat – Seorang pria berinisial D menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya sendiri setelah menegur karena suara berisik drum yang dianggap mengganggu ketentraman lingkungan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Kasus ini kini tengah ditangani oleh kepolisian setempat sebagai dugaan tindak pidana penganiayaan.
Awal Mula Konflik

Insiden bermula saat D beberapa kali menegur tetangganya karena aktivitas bermain drum yang berlangsung dari siang hingga malam hari. Suara bising tersebut dilaporkan sudah berlangsung lama dan dianggap mengganggu ketenangan warga sekitar.
Namun, teguran yang disampaikan justru memicu konflik fisik antara kedua pihak. Ketegangan meningkat hingga terjadi dugaan penganiayaan yang menyebabkan D mengalami luka memar dan lebam di beberapa bagian tubuh.
Perkembangan Kasus dan Laporan Polisi
Keduanya kemudian saling melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Laporan kasus sudah diterima oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, sementara penyidik tengah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk memperjelas kronologi kejadian serta menentukan unsur pidana.
Polisi menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan sesuai aturan, termasuk memeriksa berbagai alat bukti dan kesaksian dari kedua belah pihak yang terlibat.
Sorotan Publik dan Seruan Penegakan Hukum
Insiden ini sempat menjadi viral di media sosial karena video penganiayaan yang tersebar. Beberapa tokoh, termasuk anggota DPR, mengomentari kasus tersebut dan menilai tindakan kekerasan sebagai perilaku yang perlu ditindak tegas agar tidak terjadi lagi konflik serupa antar tetangga.
Kasus ini juga menjadi peringatan bahwa konflik sederhana di lingkungan permukiman bisa berkembang menjadi perkara serius jika tidak dikelola dengan komunikasi efektif dan jalur hukum yang tepat.